Sunday, January 08, 2006

Green Day, Makes My Day So Green


Sudah dua week end ini MTV Indonesia menayangkan konser Green Day. Yang sialnya, saya selalu telat nonton. Jadi tidak sempat menyimak itu konser dimana dan kapan. Jelasnya sih, promo album American Idiot.

Pertama kenal Green Day adalah 1994 dari video klip "When I am Come Around". Billie Joe Armstrong di situ masih imut sekali. Belum pakai eyeliner. Lalu tambah kesengsem setelah melihat klip "Basket Case" yang setingnya rumah sakit jiwa. Billie memang gila kalau nyanyi,pakai ekspresi psikopat nggak keruan.

Saya sempat memprediksikan group ini tak beda dengan kebanyakan kelompok musik alternatif lain pada masanya. Sekedar bikin kehebohan, musik sok nge-punk, takkan bertahan lama. Ternyata tidak. 2005 kemarin ketiga lelaki asal Oakland ini sukses menyabet Grammy Award dan MTV Music Award.

Billi, Mike dan Tre, tiga personil Green Day memang tak lagi tergolong musisi ABG. Usia mereka yang sudah di atas 30 tahun membuat mereka masuk kategori musisi dewasa. Seiring dengan kedewasaan usia, lirik musik mereka pun ikut terbawa. Album "American Idiot" sendiri menegaskan sikap politik mereka atas kebenciannya pada pemerintahan George W. Bush terhadap invasi ke Irak.
Simak saja betapa beraninya Billie bernyanyi:

Don't wanna be an American idiot.
Don't want a nation under the new mania.
And can you hear the sound of hysteria?
The subliminal mind fuck America.

Welcome to a new kind of tension.
All across the alienation.
Everything isn't meant to be okay.
Television dreams of tomorrow.
We're not the ones who're meant to follow.
For that's enough to argue.

Well maybe I'm the faggot America.
I'm not a part of a redneck agenda.
Now everybody do the propaganda.
And sing along in the age of paranoia.

Welcome to a new kind of tension.
All across the alienation.
Everything isn't meant to be okay.
Television dreams of tomorrow.
We're not the ones who're meant to follow.
For that's enough to argue.

Don't wanna be an American idiot.
One nation controlled by the media.
Information age of hysteria.
It's calling out to idiot America.

Welcome to a new kind of tension.
All across the alienation.
Everything isn't meant to be okay.
Television dreams of tomorrow.
We're not the ones who're meant to follow.
For that's enough to argue.

Kalau di Indonesia ada yang bikin lirik sejenis itu dengan judul Indonesian Idiot,dicekal nggak ya? Keberanian macam inilah yang tak dimiliki musisi kita.
Simak juga lirik sedih mereka dalam "Wake Me Up When September Ends" yang bikin saya mau nangis kalau melihat video klipnya.

Oh Green Day, walau kalian dan saya tak lagi hijau, kalian sungguh selalu membuat saya merasa hijau alias muda. Yeah, Green Day Always Makes Me Green!

2 comments:

Anonymous said...

sama mer, tadinya saya kira green day juga group musik yg ngga akan bertahan lama.Eh taunya lama juga ya. Semoga tambah OK punya.Susah sih cari tandingan Queen, Rolling Stones atau U2 yang sudah bercokol lama.

reza said...

gue nonton konser itu mer, TOP BE GE TE!

gue waktu nonton video 'Wake me up when september ends' juga sedih, ngerasain gimana rasanya seperti di video itu.

akhirnya gue beli cd mereka, wow keren-keren. bener kata mereka, album ini lebih dewasa, karena mereka makin dewasa, musik dan lirik makin dewasa tapi tetap bersemangat. gue nonton interview mereka, katanya mereka sempet mikir mau bubar, karena dah merasa mentok, trus akhirnya buat album ini. kata mereka, ini yang terbaik yang pernah mereka buat.

'don't want to be indonesian idiot!'